5 Trik Menanam Serai Terkomplet Mengetahui Tanaman Serai

Serai adalah satu diantara rempah yang tergolong dalam keluarga Poaceae. Nama ilmiahnya ialah Cymbopogon citratus. Asal tumbuhan ini dari negara sisi Selatan India serta Sri Lanka.

Daun serai ini sudah jadi satu diantara bahan yang termasyhur di negara Thailand, Vietnam, Malaysia, Kamboja, Indonesia, serta sejumlah negara di benua Afrika serta Amerika buat satu kulineran serta obat.

Serai atau sereh pun salah satu tumbuhan anggota suku rerumputan yang dipakai selaku bumbu dapur buat mengharumkan makanan.

Minyak serai merupakan minyak atsiri yang bisa diraih di jalan menyuling sisi atas tumbuhan itu. Minyak serai bisa dipakai selaku satu diantara obat pengusir (repelen) nyamuk, baik berwujud tanaman maupun berwujud minyaknya.

Kandungan serai salah satunya ialah sitronela, yang tidak digemari oleh nyamuk. Oleh karenanya, serai ini bisa dibentuk sebagai obat nyamuk serta serangga yang lain.

Kegunaan Tanaman Serai
* Selaku anti-kanker.
* Selaku obat pengidap diabetes.
* Bersihkan bakteri serta infeksi jamur.
* Selaku anti inflamasi serta antiseptik.
* Turunkan kolestrol.
* Mensintensikan hemoglobin.
* Selaku minyak angin.
* Selaku detoksifikasi badan.
* Turunkan bobot badan.
* Selaku obat insomnia.

Prasyarat Tumbuh Tanaman Serai
Buat mendapat suatu perkembangan jumlah rumpun yang maksimum tanaman serai butuh keselarasan area dalam perubahannya.

Mengharapkan macam tanah yang subur,gembur serta tak terbenang dan tumbuh maksimum di ketinggian seputar m dpl.

Butuh situasi cuaca di cucur hujan mm/tahun dengan bulan kering seputar 4-6 bulan dan derajat keasaman tanah (pH ) kira-kira 5,5 – 7,0.

Trik Menanam Tanaman Serai
1. Penyiapan Area

Apabila posisi lahannya berwujud semak ilalang cukup digasak, dibakar serta langsung dibajak. Seusai pembukaan area dikerjakan pengajiran lubang tanam.

Jarak tanam ditanah yang subur seputar 100 x 100 cm, sementara itu di tanah yang kurang subur 75 x 75 cm. Ukuran lubang tanama ialah seputar 30 x 30 x 30 cm.

BACA JUGA :   Tips Mudah Budidaya Buah Naga Untuk Pemula

Penanaman serai ini bisa juga dikerjakan dengan sisitem parit, ukuran lebar serta dalam parit sesuai sama struktur lubang. Di area yang topografinya lereng, semestinya di barisan lubang atau parit tanam sama arah kountour.

Penanaman serai harum di kemiringan area seputar 25 – 30º dengan cucur hujan 3.500 mm/th, semestinya memanfaatkan terasering serta pertanaman secara pagar.

2. Pembibitan Serai

* Agar semakin lebih efektif dalam lakukan satu pembibitan, anda dapat mendapatkan bibit serai dari beli di toko pertanian maupun pembibitan.
* Apabila anda tak mendapat suatu bibit serai di siap tanam, anda dapat membuat sendiri dengan beli serai di pasar maupun swalayan dengan satu keputusan serai masih punya sedikit akar.
* Perlu diingat pun untuk terus lihat apa serai yang anda punya patut ditanamkan atau mungkin tidak, cirinya serai harum masih fresh serta punya wewangian unik masih tajam.
* Sesudah itu sajikan suatu tempat berwujud baskom, isi baskom bersama air serta campurlah dengan root up atau zat perangsang akar terlebih dulu.
* Buat medium semai agar dapat tumbuhkan bibit sebelumnya dipindah ke wadah tanam.
* Buat medium semai cukup campur pupuk kandan san tanah dengan perbandingannya seputar 1 : 1 serta tambahkan ke polybag mempunyai ukuran lagi.
* Buat sejumlah lubang tanam dalam satu medium semai dengan kedalaman seputar 5 cm serta tanam benih serai harum, sesudah itu melakukan suatu proses penyiraman di tiap-tiap tanah mulai jadi kering serta taruh di tempat teduh.
* Seusai benih tumbuh jadi bibit dengan ketinggian seputar 15 sampai 30 cm, berarti bibit ini telah siap dipindah ke wadah tanam.
* Ubah bibit serai ke wadah tanam secara perlahan-lahan, jangan pernah akarnya hancur serta seusai tutup lubang perlu diingat buat memadatkannya.

3. Penanaman Serai

Pada prinsipnya serai adalah macam tanaman yang mobile makna punya kapabilitas hidup relatif tinggi,akan tetapi buat mendapatkan hasil maksimum tentulah tekhnis budidaya jadi yang diutamakan.

BACA JUGA :   3 Wadah Atau Tempat Untuk Budidaya Ikan Hias Air Tawar

Penanaman dikerjakan di sore atau mungkin pagi hari pada situasi tengah tidak hujan. Tekhnis penanaman serai dengan meletakkan seputar 2-3 anakan serai buat tiap-tiap lubang tanam di kedalaman seputar 10 cm,seusai bibit anakan dimasukkan di lubang tanam setelah itu tutup serta padatkan kembali.

4. Perawatan Tanaman Serai

Penyulaman ini bisa dikerjakan paling tidak sangat pelan di awalan penanaman ialah waktu tanaman berusia seputar 1 sampai dua bulan. Penyulaman ini bisa dikerjakan buat ganti tanaman yang hancur, mati, atau terkena hama penyakit.

Walau di tanaman serai punya senyawa alelopati yang bisa menghilangkan tanaman pengganggu diseputarnya dengan alamiah, akan tetapi kita penting agar dapat melaksanakan penyiangan biar tanaman di yakini bisa tumbuh dengan bagus tanpa ada memerebutkan gizi dalam tanah dengan tanaman lain.

Penyiraman dikerjakan biar kelembapan tanah terus terlindungi, serta buat di tanaman serai bisa dikerjakan penyiraman sesuai sama kepentingan tanaman, apabila tanaman udah dirasakan mulai kering dapat dikerjakan penyiraman.

Penggemburan tanah ini pun penting dikerjakan agar dapat membetulkan susunan aerasi tanah maka persentase oksigen dalam tanah bisa terbangun dengan bagus dan proses di peresapan air serta zat hara yang lain makin lebih ringan. Kebanyakan di penggemburan tanah diikuti dengan pemupukan susulan.

Agar dapat mendapatkan rimpang atau umbi yang meluap, penting dikerjakan pengurangan di daun tanaman serai yang udah tua.

Pengurangan yang pertama dikerjakan di usia tanaman seputar 5 atau enam bulan seusai penanaman serta buat pengurangan ke-2  dikerjakan ketika tanaman udah berusia seputar 12 bulan.

Pemupukan susulan bisa dikasihkan berwujud pupuk urea, ZA, serta KCL dengan jumlah semasing Urea 50 sampai 100 kg/hektar, ZA 200 sampai 300 kg/hektar serta KC serta 100 sampai 200 kg/hektar.

Pemberian pupuk susulan itu dikerjakan sejumlah 3x ialah ketika tanaman serai berusia seputar empat minggu, 8 minggu serta 16 minggu seusai tanam.

BACA JUGA :   10 Cara Budidaya Lada Hitam Dan Perawatannya

5. Panen Tanaman Serai

Panen yang pertama dikerjakan ketika tanaman serai harum udah berusia seputar 5 – enam bulan seusai tanam lewat cara memangkas daun serai harum di ukuran 5 cm di atas ligula (batasan pelepah dengan satu lembaran daun) dari daun sangat bawah yang masih belum mati atau kering.

Panen setelah itu ini bisa dikerjakan tiap-tiap tiga bulan di musim penghujan serta tiap-tiap empat bulan di musim kemarau. Produksi serai harum dari mulai panen 1 hingga ke 3 bertambah, namun di panen seterusnya hingga panen ke 7 produksi turun nyaris 50%.

Berlangsungnya satu pengurangan produksi daun fresh serta minyak seusai tahun ke-3  merupakan karena oleh bertambahnya usia rumpun tumbuhnya tambah ke atas, maka akar anyar yang tumbuh tidak bisa sampai tanah yang menyiapkan hara.

Oleh karenanya buat mempertingkat satu produksi daunnya dibutuhkan aksi budidaya terpenting pembum-bunan seputar rumpun.

Buat tanah yang subur serta tanaman yang terjaga dengan bagus, hasil daun fresh kira-kira di antara 50 – 70 ton/ha/th. Sementara itu buat tanaman yang akan tidak terjaga dengan baik sekali, produksinya cuman di antara 15 – 20 ton daun fresh/ha/ th.

Sekianlah keterangan terkomplet tentang √ 5 Trik Menanam Serai Terkomplet. Mudah-mudahan berfaedah serta dapat juga memperbanyak ilmu dan pengetahuan bakal trik membudidayakannya. Terima Kasih.

Baca Pun Artikel :